Tampilkan postingan dengan label Dasar Pemikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar Pemikiran. Tampilkan semua postingan

ODP dan PDP, Suspect, Lockdown Serta beberapa istilah dalam COVID-19


Assalamulaikum teman-teman.

Belakangan ini kita seluruh dunia diterpa ancaman COVID-19 atau Corona Virus Diseases 2019. Di Indonesia sendiri sudah banyak juga yang meninggal akibat terserang virus Corona ini.

Hampir setiap hari kita melihat berita tentang virus Corona ini. Virus yang berasal dari kota Wuhan Tiongkok ini seakan menjadi momok yang sangat menakutkan bagi kita semua.

COVID-19 bisa menyerang siapapun tidak peduli anak-anak, remaja hingga orang tua. Bupati, Wali Kota, Gubernur, Presiden pun bisa kena. Petani, Artis bahka  atlet pun bisa kena COVID-19.

Bukan untuk meremehkan, tapi sebenarnya virus-virus sebelumnya yang menyerang bebrapa wilayah di negara lain lebih berbahaya daripada COVID-19 ini.

Sebut saja Virus Ebola yang memberikan fakta puluhan persen angka kematian. Tapi walaupun demikian, kita tidak boleh remeh terhadap COVID-19 ini.

COVID-19 ini memang beberapa persen saja angka kematiannya. Namun jika diremehkan bisa jadi semakin merajalela akibat sikap kita yang tak mau sedikit berusaha agar virus ini hilang dan tamat.

Sering saya lihat, banyak orang menyalahkan pemerintah Indonesia dengan semakin menyebarnya COVID-19 ini.

Hei bung, tidak ada pemerintah dimana pun dimuka bumi ini yang punya niat buruk terhadap rakyatnya.

Bahkan Kim Jong Un yang digambarkan sangar dan kejam terhadap rakyatnya, sebenarnya punya niat baik bagi rakyatnya.

Kim Jong Un menutup akses bagi dunia untuk mengetahui negaranya. Mungkin salah satu cara Kim Jong Un untuk membuat rakyatnya merasa merekalah bangsa yang paling hebat dimuka bumi ini. Setidaknya punya niat yang baik.

Ada beberapa istilah baru dan asing bagi kita saat membaca dan melihat berita tentang COVID-19 ini. Mungkin tulisan sederhana ini bisa menjadi pengetahuan baru bagi kita semua.


ODP dan PDP, Suspect, Lockdown Serta beberapa istilah dalam COVID-19


1. ODP

ODP adalah singkatan dari Orang Dalam Pemantauan. Maksudnya, orang yang dicurigai terpapar COVID-19. Bisa jadi dicurigai karena baru pulang dari daerah rawan COVID-19 atau melakukan kontak dengan orang yang sudah dinyatakan positif terpapar COVID-19.

2. PDP

PDP adalah Pasien Dalam Pengawasan. Maksudnya, orang yang dicurigai tadi mungkin sudah menimbulkan gejala awal COVID-19. Tapi masih belum dinyatakan positif terpapar.

3. Suspek

Suspek adalah kondisi dimana seseorang tersebut sudah diduga sudah terkena virus ini. Ada beberapa orang yang sudah menimbulkan gejala-gejala akan terserang virus Corona ini. Tapi belum bisa dipastikan sudah terserang COVID-19, karena masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Ada 3 gejala umum sebagai tanda awal akan atau sudah terserang COVID-19 ini. Jika sudah timbul gejala berikut, silahkan lakukan secepatnya ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut untuk mengecek apakah memang sudah terpapar atau belum COVID-19 ini. 

Gejala umum COVID-19:

  • Demam dengan suhu diatas 38 derajat celcius
  • Batuk yang tidak biasa. Beberapa pengakuan pasien COVID-19 menceritakan bahwa batuk yang mereka alami sangat hebat dan bahkan menjadi batuk paling parah yang mereka alami
  • Sesak nafas. COVID-19 adalah virus yang menyerang bagian pernapasan jadi sesak nafas akan dirasakan jika sudah terpapar virus Corona ini.
Gejala diatas timbul bukan saat pertama kali kita terpapar COVID-19, tapi membutuhkan hingga 2 minggu baru muncul gejalanya. Jadi waspada saja dan jaga kesehatan dan kebersihan yaa.

4. Lockdown

Lockdown adalah kondisi dimana pemerintah setempat menutup seluruh akses keluar masuk sebuah wilayah agar meminimalisir potensi terkena dan menyebarnya virus Corona ini.

Lockdown bukan hanya menutup akses keluar-masuk sebuah wilayah tapi juga menutup dan memblokir hampir semua kegiatan di tempat ramai seperti pasar. 

Di media sosial banyak pro dan kontra antara pemerintah harus ambil keputusan Lockdown atau tidak, tapi bagi saya sendiri seharusnya nggak usah lockdown karena akan menimbulkan efek yang buruk bagi ekonomi.

Mungkin masih ada cara lain untuk menghentikan COVID-19 ini daripada harus lockdown.


5. Social Distancing

Social Distancing adalah upaya untuk menjauh dari segala bentuk perkumpulan ditempat ramai dan menghindari manusia lain atau tempat-tempat keramaian serta mengurangi bahkan tidak memegang benda yang kiranya digunakan oleh umum.

Memang social distancing bukanlah budaya Indonesia yang ramah-tamah dan gotongroyong, untuk untuk keadaan darurat begini apa boleh buat?

6. Isolasi

Isolasi adalah bagi yang sudah terkena COVID-19. Diisolasi dengan tujuan mencegah perpindahan penyakit dari orang yang sakit (terkena virus).

7. Karantina

Lebih kurang sama dengan isolasi, tapi karantina ini bagi orang yang sehat. Mengkarantina orang yang sehat agar tidak terpapar dan tertular bagi yang sakit.

8. Work From Home (WFH)

Istilah WFH adalah istilah bahasa inggris yang berarti bekerja dari rumah. Aneh juga sih, bayangkan penjual bakso yang harus bekerja dari rumah, gimana caranya tuh? Jual bakso online? heheheh.

Presiden Joko Widodo sudah mengintruksikan bahwa lebih baik dirumah saja jika tidak ada kepentingan diluar. Mari kita dengarkan dan lakukan biar COVID-19 ini secepatnya tamat. Aamiin.

9. Epidemi

Epidemi adalah adalah penyebaran penyakit secara banyak dan cepat yang tidak normal disuatu wilayah.

10. Pandemi

Pandemi adalah penyebaran yang terjadi secara global. Seperti saat ini COVID-19 ini bisa dikatakan sebagai Epidemi dan Pandemi.

11. Postif dan Negatif

Pasien dinyatakan positif terkena COVID-19 ini jika sudah melawati prosedur pengecekan labor dan mendapati hasil yang positif dan sebaliknya jika dinyatakan hasil yang negatif maka pasien juga dikategorikan negatif COVID-19.

Semoga COVID-19 ini secepatnya habis dan tidak muncul kembali. Tapi warga Indonesia cukup santuy. Sampai-sampai waktu libur 2 minggu ini digunakan untuk liburan ke puncak, pantai dan tempat-tenpat ramai lainnya. Hehheh.

Semua tergantung kita masing-masing. Bahkan rumah yang biasa saja jika kita anggap angker, maka ada-ada saja hal yang tak normal dari rumah tersebut seperti hal-hal gaib. 

Padahal sebenarnya tidak selamanya demikian, maka dari sekarang selalu berfikiran positif dan terakhir, INDONESIA BEBAS CORONA!


Jurusan Informatika Harus Bisa Matematika? Benarkah Matematika Menjadi Syarat Masuk Jurusan Informatika ?

Jurusan Informatika Harus Bisa Matematika? Benarkah Matematika Menjadi Syarat Masuk Jurusan Informatika ?

Assalamualaikum teman-teman.

Ini adalah pengalamanku selama menjadi mahasiswa Teknik Informatika. Saya kuliah di Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru Riau. 

Saat ini saya sedang dalam proses kuliah semester 2.

Ya walaupun saya sebenarnya seharusnya sudah semester 4, karena saya sebelumnya juga pernah kuliah di Universitas Pahlawan Bangkinang Riau.


Saat ini kesibukan saya menjadi pengajar (lebih tepatnya guru bantu), pembina Pramuka dan sebagai teknisi di SMKN 1 XIII Koto Kampar.

Dunia teknologi dalam diri saya sudah dimulai sejak saya kelas 3 pesantren. 
Disaat orang sebaya saya saat itu asik main game dan sudah punya Android dan Blackberry, saya saat itu menyibukkan diri untuk nge-blog dan menjadi santri penulis melalui HP Nokia C1-01 saya waktu itu.

Saat itu saya sudah mengenal Hypertext Markup Language (HTML) karena dalam dunia blogging wajib untuk sedikit banyaknya memahami HTML ini.

Setelah itu saya belajar lagi tentang CSS. Nah, waktu itu saya tidak terlalu serius dalam belajar CSS karena buat saya pusing (setidaknya saat itu, hehehhe).

Banyak orang bilang kalau mau ambil jurusan Komputer baik itu Teknik Informatika (TI), Sistem Informasi (SI) atau Ilmu Komputer (Ilkom) bahkan Teknologi Informasi (TIf) atau segala Jurusan Informatika Harus Bisa Matematika? Benarkah Matematika Menjadi Syarat Masuk Jurusan Informatika ?

Benarkah begitu?

Jurusan Informatika Harus Bisa Matematika? Benarkah Matematika Menjadi Syarat Masuk Jurusan Informatika ?


Yang saya ceritakan ini adalah fakta sebenarnya. Saya dulu juga pernah bertanya seperti itu.

Saya mau masuk Jurusan Informatika, haruskah bisa MTK?”

Secara nilai rapor, nilai Matematika saya pernah menyentuh angka 97 (terima kasih banyak guru Matematikaku Bu Wenni Anggraini Sari) pada saat saya SMK jurusan TKJ.

Tapi apakah saya orang yang hebat Matematika? Pintar Matematika? Oh tidak.

Saya bukanlah orang yang hebat atau pintar dalam Matematika. Teman saya, Fauzan, kehebatannya melebihi kehebatan kami sekelas waktu itu (dalam pelajaran Matematika).

Kesimpulan awal, kamu gak usah pintar Matematika untuk kuliah komputer baik TI, SI, Ilkom ataupun TIf.

Matematika memang dipelajari saat perkuliahan komputer. Bahkan saat kamu mengirim chat ke seseorang via Whatsapp, kamu sebenarnya sedang mengolah bilangan Matematika yaitu binary.

Namun itu tidak ditampilkan ke tampilan layar smartphone kalian. Di perkuliahan komputer ada Kalkulus, Matematika Diskrit dan matematika lainnya. Sulitkah Matematika di perkuliahan?

Sulit juga sebenarnya jika kamu sewaktu SLTP sampai lulus SLTA tidak pernah serius dengan Matematika.

Tapi tidak akan kesulitan jika kamu dulunya serius dalam Matematika

Saya termasuk orang yang cepat lupa dalam belajar Matematika. Ketika belajar saya cepat menangkap materi tapi setelah itu saya lupa semuanya (tapi tidak dengan materi pemogramman).

Kesimpulan sementara, matematika penting juga jika ambil jurusan komputer.

Jurusan Informatika Harus Bisa Matematika? Benarkah Matematika Menjadi Syarat Masuk Jurusan Informatika ?


Ikuti terus tulisan ini agar kamu mandapatkan kesimpulan akhir tentang penting atau tidak Matematika dalam perkuliahan komputer.

Saya telah banyak membaca tulisan tentang kebimbangan calon mahasiswa komputer. Hai adekku yang bimbang, gak usah takut dan khawatir.

Kuliah komputer memang sangat banyak juga Matematikanya. Tapi tidak semua juga perlu matematika.

Ada satu hal yang lebih harus kalian pahami selain Matematika. Kamu gak pintar dan paham Matematika? Gak usah takut. Gak pandai hitung-hitungan? Gak usah gentar.

Apa yang harus kamu takutkan jika ambil jurusan komputer di perkuliahan? Mau tau?

Ok sekarang saya beri tau. Dia adalah LOGIKA.

Kamu gak hebat dan tidak bisa bernalar dan berlogika? Gak usah deh masuk jurusan komputer. 

Ambil aja sono jurusan yang lain yang sesuai dengan passionmu. Panjangnya logika kita adalah hal yang wajib diperkuliahan komputer.

Saya sudah banyak memperhatikan. Mahasiswa yang tidak bisa berlogika dan tidak punya kemauan yang keras, pasti akan merasa salah ambil jurusan.

Tidak punya logika? Coba pikir-pikir dulu jurusan lain.

Saya tidak menakut-nakuti kalian semua. Ini semua adalah fakta yang terjadi di lapangan.

Dunia perkuliahan komputer pasti akan sangat banyak memakai logika. Membangun sebuah program yang bagus membutuhkan logika yang kuat.

Program tidak selamanya lancar seperti jalan tol. Seteliti apapun kita, ada-ada saja error-nya. 

Bahkan, saya pernah membeli dan membaca buku seorang programmer tentang web technology, dia yang se-expert itu masih banyak melihat dokumen resmi Bahasa pemograman dan dalam bug hunting nya masih banyak yang dia selesaikan dalam waktu yang agak lama.

Apalagi kamu atau pastinya saya yang logikanya masih Cepek.


Saya memang belum terlalu mahir dalam pemograman, tapi saya sudah belajar sedikit banyak materi pemograman.

Tidak hanya dari perkuliahan, tapi juga secara otodidak.

Tidak satu-dua logika yang harus kita atasi ketika kita membangun sebuah program yang baik. Jadi, coba pikir apakah kamu dalam berlogika sudah kuat.

Berlogika disini maksudnya adalah mampu dalam memikirkan berbagai macam solusi yang bisa mengatasi setiap masalah program.

Mengatasi program yang error tidak hanya dengan satu cara saja. Seorang programmer dituntut memiliki logika yang kuat. Yaa untuk memecahkan masalah tadi.

Kesimpulan saat ini, matematika penting juga dan logika paling utama.

Namun apakah kamu yang tidak bisa matematika dan tidak punya logika yang kuat masih cocok untuk jurusan TI?

Apakah semuanya sudah berakhir? Tenang saudara.

Walaupun secara bawaan kita tidak  terlalu bisa matematika dan tidak punya logika yang kuat, tapi itu semua bisa dilatih.

Semua tergantung usaha kita. Ya kalau gak diasah otakmu itu, bagaimana mau bisa pandai nantinya.

Malu nggak lulusan komputer tapi buat program nggak bisa?? Ya malulah.

Orientasi perkuliahan kamu di komputer ya itu, bisa buat program. Jadi gimana dong melatih logika nya?

Kalau kamu tak bisa menjawab ini, berarti nggak usah ambil jurusan komputer. Usaha dong, hehehe.

Dan saran saya, sebelum masuk ke jurusan komputer ini, kamu angsur-angsur dulu materinya seperti web programming dan pemogramman aplikasi berbasis GUI dan CLI.

Biasanya di semester awal perkuliahan kamu akan belajar pemogramman berbasis TEXT/CLI dengan Bahasa program Java, VB .Net atau Python tergantung dosen dan kampusnya juga.

Tapi terakhir, jurusan komputer itu tidak sesulit yang kamu bayangkan jika kamu mengikutinya dengan tekun.

Tanpa kuliah pun kamu bisa jadi programmer yanga hebat tapi dengan kamu kuliah komputer, kamu punya nilai lebih seperti kamu punya lisensi dan lebih berpendidikan dari orang kebanyakan.

Berbicara berpendidikannya, semua tergantung person  masing-masing. Masih minat kuliah komputer???

Jadi gimana kesimpulannya? Jurusan Informatika Harus Bisa Matematika? Benarkah Matematika Menjadi Syarat Masuk Jurusan Informatika ?

Silahkan simpulkan sendiri, heheheh.

Ingat! ini pengalaman selama 2 semester. Tunggu pengalaman Semester berikutnya!






Objek Wisata Danau Rusa Memakan Korban, Siapa Yang Bisa Disalahkan?

Objek Wisata Danau Rusa Memakan Korban, Siapa Yang Bisa Disalahkan?

"Ada warga tewas tenggelam di Danau rusa. Ternyata kita belum siap."

Begitu cuitan postingan Halaman FB Suarakampar.com yang saya baca. Saya cukup kaget mendengar berita tersebut. Betapa tidak, objek wisata Danau Rusa yang sebelumnya selalu mendapat tanggapan yang positif dari pengunjung, sekarang sedikit tercoreng oleh kejadian naas ini.

Saya tidak mengatakan kejadian naas ini membuat citra objek wisata Danau Rusa menjadi lebih jelek. Tapi akibat kejadian ini, membuat citra objek wisata Danau Rusa ini sedikit tercoreng saja. 


Lantas siapa yang bisa kita salahkan?

Tidak tidak. Pertanyaannya adalah siapa yang bisa merasa bersalah dari kejadian ini.

Tidak perlu kita mencari-cari siapa yang salah atas kejadian ini. Saya sebagai umat muslim selalu percaya bahwa kematian akan datang dengan sendirinya tanpa kita tau kapan dan dimana kita akan mati.

كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِ‌ۖ
"Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian" (Al-ankabut:57)

Percayalah bahwa korban yang meninggal di Danau Rusa itu sudah menjadi jalan hidupnya. Mungkin memang tenggelam di Danau Rusa yang menjadi penyebab meninggalnya, namun pantaskah kita langsung menyalahkan pengelola objek wisata Danau Rusa?

Tidak, tidak seperti itu. Banyak sekali tanggapan negatif terdahap pengelola objek wisata Danau Rusa pasca kejadian ini. Banyak yang bilang 'Pengelola kurang siaga", 'Pengelola kurang siap" dan tanggapan lainnya.

Coba kita membaca kejadian ini di berita-berita. Lihatlah kejadian ini terjadi saat pukul 16.00 dan ditemukan pukul 18.00. Dari kunjungan saya sebelumnya ke Danau Rusa, pukul 16.00 itu sudah tidak ada pengelola yang berada di Danau Rusa. Jadi bisa jadi semua tanggung jawab diluar jam dinas pengelola. Dan bahkan jika kamu berada disana pada saat jam dinas pun, pengelola juga tidak bisa kamu salahkan jika ada kejadian naas seperti ini.


Siapa yang berharap datangnya kejadian seperti ini? Pastinya tidak ada.

Memang tidak ada aturan tertulis kapan kamu bisa berkujung ke objek wisata Danau Rusa, bahkan malam pun kamu bisa berkunjung. 

Menyalahkan korban akibat kelalaiannya menjaga adiknya pun tidak bisa kita lakukan. Bisa jadi kalau tidak tenggelam di Danau Rusa, mungkin dia tenggelam di sumur rumahnya. Hanya menunggu waktu dan tempat menjemput kematian.

Kebetulan korban meninggal akibat tenggelam di Danau Rusa, itu saja. Jadi tidak ada siapa pun yang bisa disalahkan.

Intinya kita harus hati-hati saja jika berkunjung ke sebuah tempat yang akan kita kinjungi apalagi tempat yang masih baru dibuka seperti objek wisata Danau Rusa ini.

Sedikit cerita mistis yang beredar yang dipercaya secara turun-temurun di wilayah Kabupaten Kampar. Biasanya ada-ada saja yang menjadi tumbal akibat dibukanya suatu tempat yang sebelumnya bukanlah tempat umum.


Objek wisata Danau Rusa adalah tempat yang baru dibuka untuk umum. Mungkin kalau seandainya memang betul cerita tumbal ini, para jin atau penjaga daerah Danau Rusa ini pasti perlu waktu untuk beradaptasi.

Kebanyakan kita jika kencing berdiri tanpa minta izin terlebih dahulu (biasanya semak-semak di samping jalan) itu adalah hal yang biasa dan tidak pernah membuat kita terjadi apa-apa. Itu mungkin karena para penjaga daerah sekitar kita kencing tersebut sudah biasa dengan hal itu.

Namun di daerah Danau Rusa ini mereka butuh adaptasi. Hal-hal seperti diatas adalah hal yang baru bagi mereka. Mungkin mereka merasa terhina jika kamu berbuat seperti itu.

Jadi waspada saja jika berkunjung ke suatu tempat.


Benarkah Mimpi Ular Itu Pertanda Ada Orang Yang Menyukai Kita? Simak Faktanya!

Arti mimpi ular
Sengaja ular imut ya, biar gak takut :D

Benarkah Mimpi Ular Itu Pertanda Ada Orang Yang Menyukai Kita? Simak Faktanya!- Bagi sebagian orang mimpi adalah hanya bunga tidur saja. Tidak lebih dari itu. Tapi bagi sebagian orang lagi mimpi bisa jadi sebagai penanda akan datangnya sesuatu.

Seperti yang saya lansir dari Dream.co.id, mimpi itu bersumber dari 3 hal. Pertama dari Allah SWT, kemudian dari setan dan terakhir dari ilusi seseorang.

Menurut saya percaya akan tafsir mimpi boleh-boleh saja setelah saya membaca banyak sumber seperti artikel Eramuslim.com

Banyak para nabi dulu yang mendapat petunjuk melalui mimpi. Bahkan nabi Ibrahim AS mendapat petunjuk untuk menyembelih anaknya berasal dari mimpi.


Sudah sangat banyak mitos dan penafsiran dari sebuah mimpi yang telah dipercaya secara turun-temurun oleh masyarakat.

Salah satunya mimpi ular. Ular dikehidupan nyata adalah hewan yang berbahaya. Tapi menurut mitos yang berkembang, jika kita mimpi melihat ular atau dikejar ular itu pertanda ada orang yang suka, sayang atau sedang merindukan kita. Benarkah itu?

Untuk jawabannya saya tidak bisa memastikan karena saya bukanlah ahli mimpi. Namun saya akan sedikit menceritakan fakta yang terjadi yang saya alami sendiri.


Menurut fakta yang saya alami, mimpi ular menjadi pertanda ada orang yang suka itu adalah BENAR. Tidak sekali dua kali saya merasakan fakta dari mimpi ular. 

Setiap saya mimpi ular, pasti tidak lama lagi ada yang menyukai saya. Darimana saya tau orang itu menyukai saya? Saya tau melalui beberapa cara. Ada yang mengungkapkan secara terang-terangan, ada mengungkapkan melalui temannya dan lainnya. 

Mungkin sedikit lucu ya, tapi ini fakta yang terjadi.


Tapi bukan berarti kita mimpi ular berarti memang ada orang yang menyukai kita dan kita langsung percaya 100%. 

Jadikanlah mimpi-mimpi seperti itu sebagai sesuatu yang membuat kita semakin waspada dan hati-hati dalam menjalani hidup ini. 

Karena kalau kamu baca tafsir mimpi di Google, ada banyak sekali pendapat tentang memimpikan sesuatu. Ada yang berpendapat yang baik dan ada yang buruk. Jadi mana yang harus kita percaya? daripada ambil pusing, lupakan saja mimpi itu (jika itu mimpi buruk).

Kalau kamu mimpi ular, syukur-syukur ada yang suka. Kalau tidak ada yang suka, ya tetap semangat menjalani hidup ya :D

Karena mungkin setiap orang berbeda arti mimpinya masing-masing. 

Benarkah Candi Muara Takus Riau Yang Tampak Sekarang Adalah Hanya Atap? Ini Jawabannya!


Benarkah Candi Muara Takus Riau Yang Tampak Sekarang Adalah Hanya Atap? Ini Jawabannya!- Candi Muara Takus adalah sebuah candi yang terletak di desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar. Candi Muara Takus berjarak sekitar 120-an KM dari kota Pekanbaru Riau.

Pada pembahasan kali ini saya akan memaparkan sedikit tentang Candi Muara Takus kepada teman-teman semua. Saya akan memaparkan menurut yang saya ketahui langsung karena saya tinggal di dekat daerah candi ini sendiri.

Saya rasa teman-teman yang membaca ini nantinya akan mendapatkan informasi yang berbeda dari yang lain.

Saya memaparkan sesuai dengan apa yang saya dapat langsung dari pemandu candi ini. Bolehlah dikatakan pemandunya ini sebagai juru kunci candi ini.

Juru kunci Candi ini namanya Suhaimi a.k.a Ongku Imi. Dari yang saya lihat, bapak Suhaimi yang biasa disingkat Pak Imi ini adalah orang yang sangat loyal.

Betapa tidak, sudah bertahun-tahun dia menjaga dan membersihkan Candi Muara Takus agar tidak rusak oleh orang lain tanpa digaji.

Alasannya sederhana namun bikin logika kita terbang tinggi, dia mendapat panggilan alam untuk menjaga candi ini.

Dari sekitar jam 9 pagi Bapak Imi ini sudah berada di kawasan Candi hingga pagi besoknya. Hanya makan sebentar di rumah yang berjarak sekitar 2 KM dari kawasan candi saja bapak Imi ini tidak berada di Candi.

Menurut penuturan beliau, dia sudah tidak bekerja. Kesehariannya hanya diisi dengan candi, candi dan candi. Loyalitas tanpa batas.

Bukannya Pak Imi ini tidak punya pekerjaan, dia mendapatkan penghasilan dari pengobatan tradisionalnya karena Pak Imi ini juga bisa membantu beberapa pasien yang mempunyai penyakit yang rasanya kalau dibawa ke dokter, dokter akan bilang tidak ada penyakitnya.

Bingung? silahkan pikir sendiri ya, hehehe.

Saya berkenalan dengan Pak Imi ketika saya membawa adek didik Pramuka saya ke Candi Muara Takus untuk melakukan beberapa kegiatan tentang peduli lingkungan.

Semenjak itu, saya semakin sering memiliki harapan untuk selalu bertemu beliau untuk menggali lebih dalam informasi Candi Muara Takus ini. Ya, walaupun sangat tinggi harapan untuk itu, nyatanya hanya bebrapa kali saja saya punya kesempatan untuk menggali informasi langsung dari Pak Imi ini.

Singkatnya, sekitar 22 Juni 2019 saya mempunyai projek membuat film dokumenter. Pemain film yang saya garap memiliki ide untuk pembuatan filmnya di Candi Muara Takus saja.

Kami syuting film malam hari agar mendapat suasana yang lebih mencekam dan lebih tenang di Candi Muara Takus langsung.

Saat syuting inilah saya menggali informasi yang sedalam-dalamnya dari Pak Imi ini.

Ada beberapa hal yang akan teman-teman herankan kalau teman-teman berbincang langsung dengan Pak Imi ini.

Pertama, pak Imi ini hanya seorang yang kadang jadi petani namun gaya berbicara dan wawasannya luas sekali. Tidak sesuai dengan apa yang ditampilkannya.

Kedua, penguasaan sejarah Candi Muara Takus oleh Pak Imi ini sangat-sangat luas. Apapun yang teman-teman tanya akan bisa dijawab langsung sampai ke akar-akarnya.

Tidak ada satupun pertanyaan saya yang tidak dijawab oleh Pak Imi.

Bahkan malahan saya yang pusing karena banyak sekali bahasa-bahasa yang tidak saya mengerti. Kebanyakan dalam menceritakan Candi ini Pak Imi menggunakan bahasa sangsekerta mungkin.

Ada beberapa pertanyaan seputar isu-isu yang berkembang di masyarakat sekitar Candi Muara Takus ini. Mari kita ulas sedikit demi sedikit.

Untuk memulai, ada satu inti topik yang bisa jadi pertanyaan kita. Benarkah banyak sejarah yang digelapkan untuk menutupi sejarah Candi Muara Takus ini?


Dari penuturan Pak Imi, banyak sekali hal-hal yang sudah diubah tentang Candi ini.

Baik dari segi cerita maupun dari segi fisik Candi.

Dari segi fisik candi, boleh-boleh saja jika  diubah mengingat sudah belasan abad umur candi. Maka dilakukanlah pemugaran candi oleh pemerintah.

Tapi kalau pengubahan fisik yang terlalu ekstrim sehingga mengubah jalan cerita dan sejarah candi ini saya rasa tidak boleh.

Pak Imi mendapatkan semua sejarah Candi ini secara turun-temurun. Yang pasti saya yakin dan percaya dengan apa yang dikatakannya karena dibuktikan dengan bukti fisik dan masuk kedalam logika dan nalar berpikir saya.

Kabarnya, dulu Candi Muara Takus ini adalah pusat kejayaan Hindu/Bhudda dan pusat kerajaan Sriwijaya. Luas kawasan candi ini saat jaya dulu adalah sekitar 200 Ha yang semuanya telah digambarkan Pak Imi kedalam buku gambarnya. Dan saya sudah melihat buku gambarnya. Cukup memusingkan.

Tidak main-main, detail yang digambarkan Pak Imi dalam petanya sangat luar biasa.

Saya melihat jalan-jalan dari tempat A ke B dan ke c sangat detail.

Kemudian ada isu bahwa setiap bulan purnama dulunya akan datang gajah untuk melakukan sebuah ritual di kawasan Candi Muara Takus ini.

Ini Benar adanya. Saya melihat bukti fisiknya langsung. Pagar-pagar besi yang memang seperti dihantam dan ditabrak atau dilalui gajah memang terlihat meyakinkan. Tidak mungkin direkayasa Pak Imi. Masuk logika dan nalar.

Kemudian isu bahwa yang tampak sekarang di semua bangunan candi Muara Takus itu adalah hanya atap? Nah, ini perlu diluruskan.

Pak Imi menjelaskan bahwa itu tidak benar. Yang tampak sekarang itu adalah banguna bawah dan bukan atap seperti isu yang berkembang.

Pak Imi memperlihatkan kepada saya dimana saja pintu-pintu masuk namun sudah ditutup ntah karena apa alasannya.

Banyak sekali sesuatu yang sebenarnya ingin ditulis saat ini. Namun tidak semua yang saya ingat.

Semua informasi yang saya tulis adalah murni dari apa yang saya dapat. Jika tidak sesuai dengan real-nya, silahkan teman-teman gali sendiri informasinya.

Jika ada pertanyaan silahkan komen, nanti akan saya gali langsung ke Pak Imi atau orang yang bisa dijadikana sumber informasi yang valid dan akan saya jelaskan di Blog ini.

Kepuasan Batin, Kepuasan Sebenarnya by RidhoMK

Kepuasan Batin, Kepuasan Sebenarnya by RidhoMK-   Sering kali kita selalu mencari apa yang membuat kita merasa puas secara Zahir. Namun sebenarnya yang kita butuhkan adalah apa yang membuat kita puas secara batin. 

Jika terdapat dua buah pilihan, antara pasangan yang cantik (tidak peka/perhatian) dan pasangan yang peka (tidak cantik) saya rasa kita semua lebih banyak memilih yang cantik walaupun tidak peka terhadap apa yang kita rasakan. 

Walaupun banyak orang mengatakan 'Yang penting hatinya bersih walaupun tidak cantik' dalam memilih pasangan, tapi kalau saya lihat hal itu cuma omongan kosong saja buat para jomblo. Toh, pada akhirnya lebih memilih yang cantik tadi hehehe. 

Untuk kenyamanan hidup ini, kamu butuh sebuah kepuasan. Ketika kamu puas, kamu akan senang. Kamu akan bahagia. 

Dan ketika bahagia sudah pasti kamu merasa tenang dan tidak banyak memikirkan hal-hal lain. 

Karena kamu sudah merasa puas. 

Tidak ada yang sebanding didunia ini daripada sebuah kepuasan. 

Banyak orang yang rela berkorban untuk sebuah kepuasan. 

Menghabiskan banyak waktu, materi dan hal lainnya hanya untuk membuat dirinya puas. Tidak peduli apapun efek yang mungkin buruk dia dapat sing penting puas. 

Orang yang jualan minum yang membagikan jualannya secara gratis kepada orang lain itu secara Zahir adalah sebuah kerugian. Tapi sing penting puas. 

Nah, kenapa sih ada orang seperti itu? Padahal itu kerugian. 

Kembali ke paragraf awal, yang kita butuhkan adalah kepuasan batin. 

Jika batin sudah puas, kita akan menjalani hidup dengan nyaman, bahagia dan tidak panik. 

Saya pernah membaca disebuah postingan internet, ada 3 hal yang seharusnya harus kita tinggalkan saat ini juga. Salah satunya keinginan kita untuk membuat semua orang senang. 

Saya setuju sekali. Namun perasaan yang puas bagi saya adalah jika saya sudah bermanfaat bagi orang lain. Walaupun banyak rugi yang saya dapat. Sing penting puas. 

Jadi kita mempunyai indikator masing-masing dalam mengukur bagaimana kita bisa puas. 

Saya mempunyai jadwal untuk membina adek-adek didik pramuka saya hari sabtu (sesuai jadwal dari sekolah). Namun saya tambah hari rabu latihannya karena saya tidak puas kalau hanya hari sabtu saja. Yang masuk hitungan honor sekolah cuma hari sabtu. Rugikah saya? RUGI tapi saya puas. Sing penting puas :) 

Nah, mulai dari sekarang mulailah cari apa yang membuat kamu puas secara batin. Boleh mancari kepuasan secara Zahir namun pikirkan juga batinmu yang butuh kepuasan juga. 

Pantaskah Koruptor Dihukum Mati? (+Cara Jadi Koruptor dan Lihat Hasilnya) oleh Ridho MK

pantaskah koruptor dihukum mati?

Pantaskah Koruptor Dihukum Mati? (+Cara Jadi Koruptor dan Lihat Hasilnya) oleh Ridho MK- Harus kita akui bahwa korupsi menjadi hal yang sangat biasa kita lihat dalam keseharian kita atau bahkan kita alami karena mungkin kita sendiri yang suka korupsi.

Korupsi adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapat keuntungan sepihak(Wikipedia).

Kita semua juga merasa muak dengan itu semua. Sehingga dalam hati kita yang bersih (tidak korupsi) ini timbul pertanyaan layakkah seorang koruptor itu dihukum mati?

Untuk menjawab itu, ada dua buah pendapat yang lumayan masuk akal.

Pendapat pertama, tidak layak dihukum mati.

Ibarat sebuah untaian kalimat, nyawa itu tidak bisa dihargai. Ada benarnya juga.

Karena orang koruptor itu juga manusia yang pasti punya kesalahan yang terkadang tidak dia inginkan, tetapi karena ada sebuah kesempatan yang dia rasa orang tidak mengetahui itu semua yang pada akhirnya KPK ternyata lebih hebat dalam mencium setiap apa yang dia sembunyikan.

Kejahatan itu terkadang datang bukan karena ada niat, tapi terjadi karena ada sebuah kesempatan.

Kalau sudah terjadi korupsi, serahkan saja kepada pihak yang berwajib untuk penanganan lebih lanjut.

Jangan sok-sok memberi hukuman apa yang pantas. Kejaksaan itu menjatuhkan hukuman berdasarkan peraturan yang ada di Indonesia. 

Kalau kalian sedikit kesal dengan hukuman yang diberikan kepada koruptor, ya terima saja. Karena begitulah keadaannya. Mungkin kamu pernah mendengar bahwa koruptor itu penjaranya lumayan enak dan bagus. Jadi mungkin kamu iri dengan itu semua.

Untuk informasi, untuk menjadi koruptor dan mandapat gelar koruptor itu tidaklah mudah. 

Pertama kamu harus menjadi pejabat dulu. Kemudian harus ada proyek atau kesempatan dulu baru bisa korupsi. Untuk menjadi pejabat  saja susah, apalagi jadi koruptornya. Nah, setelah menjadi pejabat dan punya kesempatan untuk korupsi, ada dua buah tahap lagi agar gelar korupsi bisa kamu sandang. Tahap selanjutnya adalah kamu harus mengalahkan diri kamu sendiri dan melawan keinginan jiwa bersih kamu yang sebebenarnya tau itu salah.

Ingat sebuah ungkapan, musuh yang paling sulit dikalahkan itu adalah diri kamu sendiri.

Setelah bisa mengalahkan diri kamu sendiri, kamu harus tertangkap dulu oleh KPK agar gelar pecundang KORUPTOR bisa kamu dapatkan.

Gelar koruptor itu ada didalam jiwa dan ada didalam pikiran masyarakat banyak dan dia tidak ada didalam penulisan nama kamu. Istimewakan?? Kamu harus menjawab istimewa karena setelah putusan perkara kamu selesai, kamu akan jadi orang yang diistimewakan di penjara (menurut kabar yang beredar).

Ibarat kuliah Komputer, gelar Koruptor itu sama dengan S.Kom-nya.

Kamu HARUS melakukan SEMUA tahap tadi sampai ada sebuah kesempatan, TETAPI jangan lakukan keinginan setanmu untuk korupsi agar kamu tidak termasuk golongan setan.

Pendapat kedua, koruptor memang pantas dihukum mati. 

Koruptor memang pantas dihukum mati. Sangat pantas, tetapi jika itu telah membuat Indonesia ini menjadi jatuh ekonominya. Saya rasa untuk saat ini masih baik ekonomi Indonesia walaupun loyo.

pantaskah koruptor dihukum mati?

Kabar baiknya, Indonesia 2 tahun terakhir telah memperbaiki IPK-nya alias Indeks Persepsi Korupsi ke peringkat 89 di kawasan Asia Pasifik yang sebelunya berada pada perigkat 96.

Bagaimana Cara Mengukur Tingkat Berpendidikan Seseorang? Sebuah opini oleh Ridho

orang yang berpendidikan

Bagaimana Cara Mengukur Tingkat Berpendidikan Seseorang? Sebuah opini oleh Ridho- Siapa sih di dunia ini yang tidak mau menjadi orang berpendidikan? Pertanyaan retorik ini adalah salah satu impian banyak orang, menjadi orang yang berpendidikan.

 Berpendidikan seakan menjadi klimaks sebuah sikap.

Orang yang berpendidikan biasanya memiliki segala sikap yang baik dan santun. Orang yang berpendidikan sudah pasti orang cerdas dan pintar. Sangat banyak orang yang cerdas, tetapi tidak bayak orang yang cerdas sekaligus berpendidikan.

Orang berpendidikan pastinya memiliki nilai lebih dan lebih dihargai.

Selama ini kita banyak yang salah dalam menilai sejauh mana tingkat berpendidikannya seseorang.

Ada berbagai versi indikator yang bisa mengukur tingkat berpendidikan seseorang.

Mari kita sederhanakan.

Orang berpendidikan itu bukanlah orang yang tinggi sekolahnya. Orang yang berpendidikan bukanlah orang yang telah S1, S2 atau S3. Orang yang berpendidikan adalah orang yang terdidik.

Terdidik, itu kata kuncinya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, DIDIK mempunyai arti memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasa pikiran.

Contohnya seorang Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan gelar Magister Hukum. Artinya dia telah S2. Dan Pak DPR ini korupsi sebanyak sekian Miliar. Berarti dia bukanlah orang yang berpendidikan. Karena jiwanya tidak tertuntun, tidak terpimpin dan tidak mengajarkan dirinya yang baik-baik sesuai pengertian kata didik dari KBBI tadi.

Berpendidikan adalah sebuah hal yang rangkap. Dalam berpendidikan selain menjadi tolak ukur kecerdasan seseorang, tetapi juga menjadi sebuah tolak ukur sebuah sikap dan bagaimana seseorang mengambil tindakan dalam sebuah masalah.

Pengambilan keputusan oleh orang yang berpendidikan berbeda dengan orang yang tidak berpendidikan.

Orang yang berpendidikan mempunyai wibawa dan kharisma.

Jadi tingginya sekolah bukanlah sebuah indikatornya.

Kalau kita melihat arti dari kata BERPENDIDIKAN memang artinya adalah orang yang telah menempuh pendidikan formal atau non formal di sekolah tinggi dan memiliki gelar.

Jika dari pengertian itu yang menjadi indikator, maka saat ini sudah banyak yang menjadi orang yang berpendidikan.

Yang kita bicarakan adalah orang yang berpendidikan sesungguhnya.

Seperti para wakil rakyat yang korupsi itu namanya orang yang berpedidikan KW alias palsu.

Karena berpendidikan itu lebih ke sikap, dan kecerdasan itu memang lebih ke otak.


(Lihat versi vidio di Channel youtube kami di Pemikir Generasi)




6 Alasan Utama Kenapa Indonesia Tidak Menjadi Negara Maju



6 Alasan Utama Kenapa Indonesia Tidak Menjadi Negara Maju- Pasti banyak dari kita ingin tinggal di negara maju.


Itu merupakan sebuah keinginan alami karena pada dasarnya manusia pasti cendrung lebih memilih sesuatu yang lebih maju untuk dipilih. 

Sama juga dengan hal negara, kita pasti juga lebih memilih sebuah negara maju untuk tempat tinggal kita, tapi itu pun hanya jika bisa tercapai.

Karena berbicara negara maju, kita juga berbicara gaya hidup juga.

Menurut Wikipedia, negara maju adalah  negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. 

Nah, berarti jika kamu inggin tinggal di negara maju kamu juga harus bisa beradaptasi dengan standar dan gaya hidup yang tinggi. 

Jika kamu tidak memiliki standar hidup yang tinggi, tinggal di Indonesia yang kita cinta ini sudah sangat beruntung dan harus bersyukur karena Indonesia memiliki segalanya.

Indonesia memang memiliki segalanya.

Apa yang kamu inginkan ada di Indonesia.

Begitulah kira-kira lengkapnya Indonesia ini. 

Indonesia memang memiliki segalanya. Tapi bukan berarti Indonesia langsung jadi negara maju hanya karena memiliki segalanya.

Untuk menjadi negara maju, tidak cukup mengandalkan segala sumber daya alam (SDA) saja. 

Ada beberapa faktor lain yang harus terpenuhi agar Indonesia ini bisa dikatakan negara maju.



Didunia menurut data yang kami rangkum dari Wikipedia ada sekitar 39 negara yang ekonominya dalam kategori maju.

Seperti Amerika Serikat, Italia, Spanyol, Jepang, Korea Selatan, Australia dan negara kecil San Marino.

Hasil pengamatan kami, ternyata ada sebuah pola dan beberapa hal yang sama antara negara maju satu dan yang lainnya.

Seperti apa yang Amerika lakukan ternyata juga dilakukan oleh Jepang. 

Kami akan jelaskan nanti agar kamu lebih paham.

Negara maju biasanya memiliki pendapatan perkapita yang tinggi.

Negara maju mengandalkan bidang industri, riset dan teknologi, serta jasa sebagai sumber pendapatan negara. 

Karena memang kalau kita melihat nagara maju didunia ini, pasti khas dengan teknologinya yang maju, karena memang kebanyakan negara maju mengandalkan teknologi sebagai bagian dari gaya hidupnya.

Kita contohkanlah Amerika Serikat. Negara yang memiliki  banyak negara bagian ini sangat maju dalam teknologinya. Teknologi militer, teknologi yang membantu keseharian kita dan teknologi-teknologi lainnya. 

Jepang, juga identik dengan teknologi. Korea Selatan pun begitu.



Namun ada beberapa negara maju yang tidak identik dengan itu semua. Beberapa negara maju ini hanya mengandalkan  sumber pendapatan negaranya hanya pada satu sektor saja. 

Contohnya Brunei Darussalam. Negara kecil (menurut wilayah) ini hanya mengandalkan minyak bumi sebagai sumber pendapatan utamanya. Tidak banyak yang dunia ketahui tentang Brunei selain minyaknya.

Berpikir tentang Brunei, berpikir tentang minyak.

Di Brunei, sangat timpang pendapatan yang didapat dari minyak dan dari sumber lainnya.

Namun, seperti disinggung diatas Indonesia memiliki segalanya.

Arab Saudi punya minyak, Indonesia punya minyak.

Negara China sebagai negara produksi emas terbesar didunia, Indonesia juga punya emas.

Dan jika berbicara masalah bahasa, budaya dan wisata, Indonesia boleh berbangga diri karena kami bisa mengatakan Indonesia nomor satunya. Setujukan?!



Indonesia adalah negara kaya tapi tidak termasuk negara maju.

Indonesia adalah negara surga (kami menyebutnya) tapi tidak termasuk negara maju.



Sebenarnya, apa sih penyebab Indonesia tidak termasuk kategori negara maju.

Dimulai kita berbicara tentang pola negara maju.

Negara maju memiliki pola yang sama tanpa terkecuali.

Amerika, Jepang, Korsel, Spanyol dan negara maju lainnya memiliki pola yang sama yaitu pola hidup dan tingkat kesadaran masyarakatnya sangat tinggi.



Kita berjalan disekitaran daerah perkampungan di Korea sangat bersih. Bandingkan dengan di Indonesia.

Sampah dimana-mana.

Karena kenapa sampai terjadi seperti itu? karena kesadaran rakyat Indonesia ini sangat jauh dari kata sadar.



Banyak yang sadar, tapi tidak menyadari. 

Untuk menjadi negara maju tidak dimulai dari seberapa banyak negara itu mengeruk keuntungan pertahun di negaranya. Tapi dimulai dulu dari hal-hal kecil.

Menyadarkan diri kita untuk menjadi sadar akan hal tingkat kesadaran rakyat sebuah negara adalah hal kecil jika kita sadar dan menyadari. Namun menjadi hal besar jika kita sadar dan tidak menyadari, dan sangat parah lagi jka kita tidak sadar dan tidak menyadari pula.

Sederhana sebenarnya...



Dari sekarang, ayo kita mulai dari hal kecil dulu. Biarkan pemerintah mengurus hal besarnya.

KIta sebagai rakyat negara yang baik, sadarkan diri kita dulu. Kemudian sadarkan orang dan lingkungan kita.

Membuat tulisan seperti ini contohnya.... 

Membuat tulisan seperti ini adalah salah satu contoh menyadarkan lingkungan. Bahkan bukan lagi lingkungan saja karena sudah memasuki ruang dunia (nyata dan maya) karena pembaca tulisan ini bukan hanya dari lingkungan kami saja, pasti ada dari berbagai belahan dunia lainnya.



Kami sangat menginginkan Indonesia ini jadi negara yang maju dalam hal berpikir, dewasa dalam bertindak dan sadar jika berbicara tingkat kesadaran.



Nah, Berikut 6 alasan utama  kenapa Indonesia tidak menjadi negara maju!



1. Sumber Daya Menusia (SDM) Yang Rendah.

Banyak kekayaan alam Indonesia yang tidak bisa sepenuhnya dirasakan manfaat dan keuntungannya oleh rakyat Indonesia sendiri.

Jangan salahkan Amerika jika Amerika mendapat keuntungan yang sangat besar dari Freeport.

Jangan salahkan Tiongkok jika bisa menguasai segala sendi kehidupan di Indonesia ini.

KIta bandingkan Tiongkok dan Indonesia. Mulai dari mainan anak-anak, politik bahkan ideologi kita bisa dikuasainya.



Karena apa?

Karena pola kita dan pola orang Tiongkok itu berbeda. 

Orang Tiongkok sadar bahwa anak-anak di Indonesia itu sangat tinggi kebutuhan mainan-mainannya sehingga mereka bisa mengimpor produk mainannya ke Indonesia yang rakyatnya tidak bisa membaca peluang itu.

Orang Amerika bisa menjadi BOS di Freeport itu karena pola berpikir yang berbeda. Orang Amerika itu punya kesadaran dan mau belajar sehingga menjadi BOS di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia yang rakyarnya pemalas belajar (tidak semua sih).



Masihkah kamu berteriak CINA-CINA???

Terlepas dari kebijakan pemerintah tentang asing dan aseng yang masuk, kita harus belajar dari mereka.

Untuk poin pertama salahkan diri kamu. 



Skor sementara 1-0 untuk kemenangan asing.




2. Indonesia Itu Terlalu Besar dan Luas.


Sebenarnya saya kurang setuju dengan poin nomor dua ini.

Rusia negara yang paling luas di muka bumi, Cina dengan penduduk terbanyak dan terpadat didunia. 

Tapi karena kesadaran mereka itu tinggi, mereka bisa jadi negara maju kan??

Namun ada beberapa hal sih yang menyebabkan Indonesia itu tidak menjadi negara maju karena alasan terlalu luas.



Kembali ke pengertian negara maju menurut Wkikipedia, negara maju itu adalah negara yang ekonominya yang merata. 

Lihat di Indonesia, sangat timpang pembangunan ekonominya. Mungkin bisa jadi karena wilayahnya sangat luas, sehingga pemerintah susah juga untuk mengelolanya yang sebenarnya jika pemerintah punya menejerial yang bagus, hal ini sebenarnya bukanlah sebuah masalah.



Tapi tidak masalah.

Karena kita punya banyak alasan untuk berkilah jika kita ditanya Brunei Darussalam kenapa kita tidak maju-maju. Hehehehehe.

Kita kan negara yang banyak alasan.

Seorang guru bertanya, "Kenapa Kamu tidak bikin PR, Ridho?", coba kamu jawab pertanyaan guru itu, pasti sangat banyak alasan-alasan yang bisa kamu kemukakan. 

Itu fakta yang tidak terelakkan.

Mengherankan Bukan??? (Boss Darling Flat Earth).



Skor 2-0 masih untuk asing.



3. Korupsi Yang Tinggi.

Coba kamu suruh orang Indonesia menyebutkan dan menggambarkan negara Indonesia dalam hal yang jeleknya.

Sudah pasti korupsi termasuk.

Orang Indonesia sudah tidak asing dengan korupsi.

Tidak peduli yang korupsi itu terlihat baik atau sangar. Semua bisa mungkin untuk korupsi.

Tidak akan kami sebutkan contoh-contoh orang-orang korupsi ini. Kamu pasti sudah memiliki tokoh dan idola terkorupsi versi kamu sendiri.

Mengutip berita di Detik News, korupsi di Indonesia itu hingga data tahun 2015 adalah sebesar Rp. 203 Triliun. 

Namun kerugian negara dalam jangka panjangnya bukan 203 Triliun saja.

Contohnya, pembangunan jembatan yang diperkirakan bertahan selama 100 Tahun dengan biaya 10 T. Tapi karena oleh orang-orang jahat koruptor dirampoklah sebanyak 5 T. Artinya secara kasar berarti pembangunan jembatan tadi hanya bisa bertahan selama 50 Tahun karena anggaran separuhnya sudah diambil oleh koruptornya. 

Nah, jika tidak dikorupsikan oleh koruptor, seharusnya jembatan tadi bertahan selama 100 Tahun, tapi sekarang hanya bertahan selama 50 Tahun sehingga pada usia jembatan  ke-51-100 Tahunnya harus dibiayai lagi oleh pemerintah. 

Sehingga biaya jembatan yang yang seharusnya hanya 10 T bertahan selama 100 Tahun ternyata membengkak jadi  lebih 10 T yang juga bertahan 100 Tahun.



Jadi efek jangka panjangnya dari korupsi ini sangat buruk.

Begitulah efek dari korupsi terhadap ekonomi sebuah negara.



Skor 3-0 Untuk asing juga.



4. Sangat Jauh Dari Kata Disiplin.

Disiplin adalah patuh terhadap aturan.

Jika aturan anak sekolah masuk jam 07.30 pagi, maka kamu harus datang sebelum jam tersebut agar tidak terlambat dan masuk kedalam kategori disiplin,

Kalau kamu disiplin, berarti kamu sudah mau dan ikut membuat negara kita ini melangkah untuk menjadi negara maju. 

Contoh saja Jepang, negara yang sangat disiplin sehingga negaranya jadi negara maju. Karena memang pola hidup di negara maju adalah pola hidup disiplin.



Skor 4-0 masih untuk asing.



5. Sangat Mudah Diadu Domba.

Ada beberapa poin alasan sehingga kami masukkan mudah diadu domba ini sebagai alasan Indonesia ini tidak jadi negara yang maju-maju.

 Indonesia ini mudah diadu domba itu adalah karena rakyatnya kurang kesadaran, rakyatnya ekonomi yang susah dan rakyatnya tidak mau berpikir jernih terhadap sebuah masalah.

Jangan pernah memutuskan sebuah masalah dengan sebuah keputusan yang didasarkan oleh sebuah kepentingan tapi dasarilah dengan sebuah kebenaran menurut pandangan yang netral.

Keadaan Indonesia akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan. Banyak perpecahan yang terjadi.

Mudah di adu domba dan dirinya bisa dihargai hanya dengan uang. 



Sering menghina PSK yang tidak punya harga diri, tapi ternyata dirinya hanya dihargai 50 Rb-100 Rb per suara. 

Sangat-sangat disayangkan.



Untuk poin ini kita masih kalah, jadi skor sudah 5-0 untuk kemenangan asing. 



6. Tidak Bisa Membaca Peluang.

Menurut kami, rakyat Indonesia itu tidak bisa membaca peluang dan hanya ikut-ikutan.

Kita contohkan cina yang bisa impor mainan-mainan yang berbahan plastiknya ke Indoenesia yang sudah kami jelaskan diatas. 



Skor telak 6-0 untuk kemangan asing.



Kami tidak mau melanjutkan poin-poin alasan ini lagi karena sudah kalah telak 6-0 oleh asing. 

Cukup di sepakbola saja kita pernah merasakan kekalahan telak 10-0 oleh Bahrain :( .... Dan ini adalah alasan yang tak masuk akal untuk melanjutkan poin-poinnya. Tapi kami harus mencari alasan karena kita adalah negara 1001 alasan :D

Ingat! Poin-poin diatas harus kita perbaiki untuk kedepannya.

Semoga Indonesia jadi negara yang maju, Aamiin ya Allah.....

Jika menjadi negara maju adalah sebuah kesuksesan bagi sebuah negara, ingat apa yang dkatakan oleh Deddy Corbuzier di Channel Youtubenya, "Sukses bukan hanya hasil, tapi sukses itu perjalanan yang mempunyai formula". 

Jika kita bisa mengubah 6 poin diatas jadi lebih baik, berarti sudah 6 pola sukses yang kita jalankan.


(Tonton pemaparan versi vidio di Channel Youtube kami, Klik Disini)